Ketika mendengar kata pelecehan seksual banyak dari masyarakat yang akan mengaitkan peristiwa pelecehan seksual dengan jenis kelamin pelaku maupun korban. Tidak sedikit masyarakat yang mempersepsikan bahwa laki-laki seringkali menjadi pelaku sedangkan perempuan seringkali menjadi korban dalam peristiwa pelecehan seksual. Namun, seiring berjalannya waktu masyarakat semakin sadar mengenai fakta bahwa laki-laki juga dapat menjadi korban dari pelecehan seksual. Meskipun demikian, pemahaman bahwa laki-laki dapat dilecehkan dan perempuan dapat melecehkan belum banyak ditemukan dalam literatur karena sebagian besar literatur masih mengaitkan pelecehan seksual oleh laki-laki terhadap perempuan.
