Selama hampir dua tahun berlalu di masa pandemi Covid-19 yang tidak menentu ini, muncul sebuah “kebiasaan baru” yang tiba-tiba marak menjadi aktivitas rutin banyak orang (atau bahkan kita sendiri): berkebun. Hampir setiap hari kita mendengar percakapan orang-orang di sekitar kita terselip pembahasan tentang pengalaman berkebun. Entah apa yang mendorong orang-orang menjadikan berkebun menjadi rutinitas baru selama pandemi, atau mengapa di antara berbagai macam aktivitas yang bisa dilakukan di rumah, berkebun menjadi pilihan banyak orang. Memangnya apa sih manfaatnya menghabiskan waktu untuk menanam, merawat, dan mengembangbiakkan tanaman-tanaman di sekitar rumah bagi kesehatan mental kita?
