Pada bagian sebelumnya, kita sudah membahas bagaimana matematika sering kali dianggap menakutkan karena persepsi sosial dan tekanan eksternal. Namun, ketakutan ini juga dipengaruhi oleh cara matematika diajarkan sejak dini. Penting bagi anak untuk memiliki daya lenting atau resiliensi matematika. Apa itu dan bagaimana metode pengajaran bisa membangun “daya lenting matematika” (mathematical resilience) atau justru sebaliknya menumbuhkan kecemasan?
Tag: kecemasan matematika
Pengetahuan matematis dan penalaran matematis adalah kunci yang digunakan ketika kita ingin memikirkan bagaimana dunia kita tersusun. Individu yang percaya diri dalam penggunaan matematika bisa menjawab pertanyaan mengenai kuantitas, hubungan spasial dan strktural, serta pengukuran dan waktu. Maka dari itu dapat dikatakan bahwa pemikiran matematis merupakan dasar baik dalam ilmu pengetahuan sains ataupun humaniora. Sebegitu pentingnya pemahaman matematika dalam kehidupan ini, tetapi mengapa sebagian dari kita merasa matematika itu begitu menakutkan?
