Film Doctor Strange in the Multiverse of Madness yang dirilis awal Mei 2022 mungkin menjadi sebuah film yang memicu antusiasme para penggemar Marvel Cinematic Universe. Rangkaian film Doctor Strange mengisahkan mengenai Stephen Strange, pahlawan super yang memiliki kekuatan berupa ilmu mistik super dan bagaimana ia melawan penjahat super maupun makhluk supranatural yang mengancam keselamatan semesta. Pada film kali ini, Doctor Strange berjumpa dengan America Chavez, seorang gadis yang mampu melewati multisemesta. Mereka harus melawan pahlawan super lain, Wanda Maximoff alias Scarlet Witch, yang menginginkan kekuatan America. Perhatian: spoiler alert!!!
Tag: duka
Pertanyaan tersebut terlontar dari muluta salah satu keponakan penulis yang saat itu berusia 4 tahun. Ia menanyakan keberadaan kakeknya, yang biasa ia panggil “Genpa”, setelah satu tahun kakeknya meninggal. Ibunya menceritakan bahwa setelah satu tahun kakeknya berpulang, sang anak beberapa kali menanyakan keberadaan kakeknya. Sang ibu lalu memberikan penjelasan bahwa Genpa pergi ke surga. Bagi anak yang berumur 4 tahun, konsep surga merupakan hal yang belum sepenuhnya dimengerti. Lalu, bagaimana cara yang lebih tepat dalam menjelaskan kematian pada balita?
Kehidupan manusia sarat akan perjumpaan yang dipenuhi dengan perayaan. Berjumpa dengan orang yang kita cintai, kelahiran buah hati, lingkungan/situasi baru yang dicari, kebebasan yang lama dinanti atau mungkin berjumpa dengan akhir pandemi. Perjumpaan membawa kelegaan, kebahagiaan, dan tentu sukacita yang menambah makna pada hidup kita sebagai manusia. Namun, untuk tiap perjumpaan yang penuh dengan perayaan, datang pula kehilangan. Kadangkala, perjumpaan dan kehilangan juga mampir bersama-sama dalam hidup kita. Misalnya, kita berjumpa dengan pekerjaan impian kita, tetapi juga kehilangan zona nyaman yang kita selama ini bersemayam.
