keluarga cemara

Keluarga Cemara merupakan cerita dari sinetron lawas yang diangkat dalam bentuk layar lebar di tahun 2018. Keluarga ini terdiri dari Abah (ayah), Emak (ibu), dan anak-anaknya, Euis dan Ara/Cemara. Dikisahkan pada film pertama ini, keluarga Cemara mengalami kebangkrutan karena penipuan dalam bisnis, sehingga rumah mereka disita dan mereka berpindah ke desa untuk melanjutkan kehidupan. Abah mengamati dan berasumsi bahwa keluarga kecilnya tidak kerasan di desa hingga ia memutuskan (secara sepihak) untuk menjual rumah di desa sebagai modal untuk kembali ke Jakarta. Hal tersebut tidak sesuai dengan kondisi anak-anak, terutama Euis dan Ara yang mulai beradaptasi dan menyukai lingkungan barunya. Asumsi yang tidak disertai komunikasi yang lancar membuat keputusan yang dibuat Abah keliru dan tidak mendapat persetujuan anggota keluarga yang lain.

Baca lebih lanjut

Perkembangan pesat teknologi dan semakin derasnya arus informasi membuat manusia, secara sadar maupun tidak, menjadi sangat lekat dengan ponsel/gadget, mulai dari anak-anak hingga lansia. Pada dasarnya, banyak manfaat yang bisa didapatkan dari perkembangan teknologi. Namun, jika digunakan secara berlebihan, seperti munculnya perilaku phubbing, tentu akan berdampak negatif bagi berbagai aspek kehidupan manusia, tidak terkecuali dalam relasi pernikahan.

Baca lebih lanjut

Artikel ini adalah kelanjutan dari artikel berjudul “Kajian Psikologis Operasi Militer Khusus Rusia (Bag. 1): Kebutuhan Rasa Aman“. Para penulis hendak menjelaskan latar dari Rusia. Sebagaimana psikologi melihat tingkah manusia, begitupun dengan operasi militer khusus ini. Setidaknya mencoba memahami gejalanya berdasar psikologi. Tulisan Bagian pertama tersebut setidaknya memetakan tiga gejala, yakni identitas Rusia, Westernisasi Rusia di masa lalu, dan pengalaman pahit perang besar/Perang Patriorik Raya I/II.

Baca lebih lanjut
Antisosial

“Ansos”, yang merupakan akronim dari kata “antisosial”, telah menjadi kata yang viral dan umum terlontar di antara kalangan generasi muda Indonesia dalam beberapa tahun terakhir ini. Istilah “antisosial” sering dijadikan labelling bagi orang yang sering menyendiri, susah bergaul, bahkan cenderung menghindar atau jarang bersosialisasi dengan orang lain. Namun, apakah benar demikian yang disebut dengan antisosial?

Baca lebih lanjut

Emosi sosial menjadi penilaian terhadap cara berperilaku, berpikir, dan berperasaan dalam berinteraksi antar sesama manusia. Salah satu yang termasuk kelompok emosi sosial dalam konteks interpersonal yaitu rasa malu. Rasa malu dapat dijadikan sebagai barometer moral yang mengindikasikan baik atau buruknya perilaku dan karakter seseorang, yang digunakan untuk mendapatkan feedback dari publik sebagai penerimaan sosial untuk mencegah adanya social exclusion atau pengucilan sosial.

Baca lebih lanjut

Peperangan apapun alasannya tetap menjadi bencana kemanusiaan. Banyak hal buruk akan muncul dan pada akhirnya luka fisik dan psikologis akan membekas. Tulisan ini dibuat dalam suasana peperangan di Eropa Timur, antara Rusia dan Ukraina. Rusia menggelar operasi militer khusus terhadap Ukraina dengan beberapa alasan. Tulisan ini terbagi menjadi dua bagian. Pertama mengenai mengenali Rusia secara singkat dan padat, sekaligus pengalamannya sebagai bangsa. Artikel kedua akan dilanjutkan dengan penjelasan secara psikologis gejala perang ini.

Baca lebih lanjut
kiasu

Salah satu restoran yang baru dibuka di Jakarta mendapatkan perhatian karena makanan yang terkenal enak dan tempat tersebut memiliki spot yang instagrammable. Antrean pengunjung mengular menjelang restoran dibuka sudah menjadi pemandangan yang wajar. Hal tersebut juga mungkin sering ditemui ketika salah satu brand gawai terkenal memperkenalkan produk terbarunya. Akan ada banyak orang yang mengantre di malam sebelumnya bahkan bersedia untuk bermalam/mendirikan kemah di depan toko. Bagi sebagian orang, perilaku tersebut dikategorikan sebagai “kiasu“.

Baca lebih lanjut

Film Doctor Strange in the Multiverse of Madness yang dirilis awal Mei 2022 mungkin menjadi sebuah film yang memicu antusiasme para penggemar Marvel Cinematic Universe. Rangkaian film Doctor Strange mengisahkan mengenai Stephen Strange, pahlawan super yang memiliki kekuatan berupa ilmu mistik super dan bagaimana ia melawan penjahat super maupun makhluk supranatural yang mengancam keselamatan semesta. Pada film kali ini, Doctor Strange berjumpa dengan America Chavez, seorang gadis yang mampu melewati multisemesta. Mereka harus melawan pahlawan super lain, Wanda Maximoff alias Scarlet Witch, yang menginginkan kekuatan America. Perhatian: spoiler alert!!!

Baca lebih lanjut

Our mother’s land merupakan film dokumenter yang kental dengan makna pentingnya menjaga lingkungan. Film ini merupakan karya jurnalis senior Febriana Firdaus yang digandeng oleh rumah produksi The Gecko dan Mongabay serta disutradarai oleh Leo Plunkett. Film yang tayang perdana di YouTube pada November 2021 ini menceritakan beberapa kisah tentang perempuan-perempuan hebat nan kuat yang memperjuangkan hak lingkungan yang dirampas oleh korporat besar seperti perusahaan semen raksasa milik negara–sebuah perampasan yang berpotensi fatal bagi lingkungan hidup, yakni kerusakan ekosistem dan krisis sumber daya alam.

Baca lebih lanjut
cyber prosocial behavior

Dalam psikologi sosial, kita sering mendengar istilah perilaku prososial, yang secara singkat dapat diartikan sebagai perilaku meringankan beban orang atau kelompok lain tanpa mengharapkan imbalan atau keuntungan. Dalam keseharian, perilaku prososial paling mudah dikenali dalam bentuk menolong, berbagi, dan perilaku menenangkan. Sayangnya, dalam kehidupan modern pasca pandemi saat ini, rasanya perilaku prososial menjadi semakin jarang ditemui langsung dalam keseharian kita, mengingat hampir semua interaksi sosial kita berpindah ke ruang digital. Dengan demikian, apakah kemudian kita masih bisa menolong, berbagi atau bahkan saling menenangkan orang lain dalam ruang digital?

Baca lebih lanjut