Pernahkah Anda merasa bahwa rumah terkadang hanya terasa seperti “stasiun pengisian daya” singkat sebelum kita kembali bertarung dengan kemacetan dan target kantor keesokan harinya? Di tengah hiruk-pikuk gaya hidup modern, momen pulang ke rumah sering kali menjadi sebuah paradoks: kita merindukan kehangatan keluarga, namun energi yang tersisa hanya cukup untuk sekadar menyapa singkat sebelum akhirnya terlelap dalam kelelahan. Pertanyaannya, apakah sekadar berbagi atap yang sama sudah cukup untuk disebut sebagai sebuah “koneksi”?

Baca lebih lanjut