Pernahkah Anda bertemu seseorang yang antusias bercerita, tapi tiba-tiba teralihkan oleh hal lain? Atau teman yang selalu ingin bergerak, sehingga kerap dianggap “tidak bisa diam”? Bisa jadi, itu adalah bagian dari gejala ADHD (Attention Deficit Hyperactivity Disorder). Gangguan ini tidak hanya tentang kesulitan fokus atau hiperaktif, tapi juga memengaruhi cara seseorang berinteraksi sosial. Bagaimana ADHD menghambat keterampilan bersosialisasi, dan adakah harapan untuk memperbaikinya?
Year: 2025
Di tengah persaingan global yang semakin ketat, pendidikan tinggi bukan hanya tentang gelar, tapi juga tentang kesempatan untuk mengubah hidup. Sayangnya, biaya pendidikan yang mahal sering menjadi tembok penghalang bagi banyak orang. Inilah mengapa beasiswa hadir sebagai “jembatan emas” untuk meraih mimpi. Tapi tahukah Anda bahwa beasiswa bukan sekadar uang tunai atau tiket kuliah gratis? Ada tanggung jawab besar di baliknya—sebuah tuntutan untuk membentuk kebiasaan belajar yang konsisten. Lalu, bagaimana hubungan antara beasiswa, motivasi, dan kedisiplinan belajar?
Tidak semua hubungan romantis berjalan mulus. Awalnya mungkin terasa indah, penuh perhatian dan janji setia. Namun, seiring waktu, beberapa hubungan justru berubah menjadi penuh kontrol dan kekerasan. Yang mengejutkan, meskipun mengalami perlakuan buruk, beberapa korban tetap bertahan dan bahkan membela pasangannya. Fenomena ini dikenal sebagai Stockholm Syndrome.
Pernahkah Anda atau teman Anda membeli merchandise K-Pop hanya karena ingin mengoleksi photocard idola, padahal sebenarnya tidak terlalu membutuhkannya? Perilaku ini mungkin terdengar akrab di kalangan penggemar musik Korea, tetapi tahukah Anda bahwa hal tersebut bisa menjadi bagian dari pembelian kompulsif? Apa itu pembelian kompulsif? Mari selami lebih dalam mengapa kita—atau orang di sekitar kita—terkadang sulit mengontrol keinginan belanja saat menyangkut hal-hal yang berhubungan dengan idola favorit!
Anak usia dini adalah mereka yang berusia 0-6 tahun, sebuah periode yang sering disebut sebagai masa keemasan atau golden age. Pada fase ini, pertumbuhan dan perkembangan anak berlangsung sangat pesat serta menjadi waktu terbaik untuk belajar. Kesempatan ini tidak dapat diulang, sehingga anak perlu mendapatkan stimulasi yang tepat agar berkembang secara optimal.
Anak-anak berbakat masih menjadi istilah yang kurang populer di Indonesia. Banyak orang yang fokus pada anak-anak gangguan perkembangan yang mengalami masalah di sekolah, seperti Autism, ADHD, learning disabilities, dan gangguan lainnya. Term anak berbakat menjadi istilah yang cukup sulit karena masih banyak pertimbangan yang dipikirkan untuk bisa mendeteksi seseorang dinyatakan sebagai anak berbakat. Bagaimana menanggapinya?
Generasi Z adalah individu yang lahir tahun 1997-2012. Menurut data Kementerian Ketenagakerjaan, 52% Gen Z sudah memasuki dunia kerja. Namun, ada stigma negatif yang melekat bahwa mereka merupakan generasi lemah: mudah menyerah, punya egosentrisme tinggi, dan mau serba instan. Benarkah demikian?
“Belanja Masalah pada Masyarakat” Dibayar dengan Teori Khas Indonesia: Merespon Menteri Brodjonegoro
Pemerintah era Prabowo Subianto tampaknya akan mengganti orientasi pendidikan tinggi di Indonesia. Jika pemerintahan sebelumnya pendidikan tinggi berkutat dengan tenaga terampil atau ahli, plus capaian internasionalisasi (yang ternyata bukan perkara mudah), menjadi “yang berdampak kepada masyarakat”. Hal ini yang kemudian dioperasionalkan menjadi “belanja masalah pada masyarakat”. Banyak lulusan yang memiliki kompetensi tinggi, tapi industri belum secanggih yang dibayangkan lulusan. Dengan demikian yang dibutuhkan sarjana yang relevan dengan kebutuhan masyarakat.
