Kasih sayang merupakan kata yang tak asing bagi kita semua, dalam mengungkapkan rasa peduli yang lebih, terutama pada orang yang membutuhkan. Dalam dunia psikologi, kasih sayang dimaknai sebagai adanya rasa tersentuh dan kemudian memunculkan keinginan membantu orang lain yang menderita. Rasa kasih sayang ini sangat penting dalam kehidupan bersosial masyarakat, khususnya di masa pandemi yang berlangsung nyaris dua tahun ini. Seperti yang kita ketahui, kondisi selama pandemi sangat berefek pada berbagai aspek kehidupan, salah satunya adalah meningkatnya masalah kesehatan mental. WHO memaparkan bahwa kebijakan untuk isolasi dan karantina diri sejauh ini berdampak pada berbagai aktivitas sehari-hari yang secara lebih lanjut menyebabkan kesepian, cemas, depresi, insomnia, masalah ketergantungan alkohol dan penggunaan narkoba, hingga melukai diri dan melakukan bunuh diri. Adanya rasa kasih sayang dapat membantu diri sendiri dan orang lain dalam menjaga kesehatan mental selama masa pandemi ini. Sayangnya, meskipun kasih sayang terbukti memiliki manfaat yang luar biasa, banyak dari kita
